Polri Tingkatkan Kesiapan Personel Hadapi Potensi Dampak Erupsi Gunung Api

  • Bagikan
Screenshot 2026 09 07 08 34 14 71 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

JAKARTA||LintangNusantara.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung untuk mengantisipasi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, serta bantuan kepada masyarakat apabila terjadi peningkatan dampak erupsi.

 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, agar meningkatkan kesiapan dan mampu bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

 

Selain menyiapkan personel, Polri juga mengoptimalkan patroli, kemampuan Search and Rescue (SAR), pelayanan kepolisian, serta berbagai peralatan pendukung penanganan bencana.

 

Kesiapsiagaan tersebut menjadi penting mengingat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah berdampak ke sejumlah wilayah. Polri juga mengantisipasi kemungkinan terganggunya aktivitas masyarakat, arus lalu lintas, pelayanan publik hingga kebutuhan evakuasi.

 

Kapolri meminta jajaran kepolisian tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat. Personel di wilayah diminta secara aktif memetakan kebutuhan warga dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, BPBD maupun instansi terkait.

 

Bantuan yang disiapkan antara lain distribusi masker, dukungan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan, penyediaan air bersih, hingga dukungan evakuasi dan pengungsian apabila diperlukan.

 

Sejumlah jajaran Polri juga telah melakukan langkah antisipasi. Di antaranya pembagian masker, penyiapan layanan kesehatan, pembersihan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan serta penguatan pelayanan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang terdampak gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik.

 

Polri menegaskan koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan penanganan dampak aktivitas gunung api dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.

 

Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Warga yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik disarankan menggunakan masker serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah maupun petugas di lapangan.

 

Polri memastikan personel di kewilayahan siap memberikan bantuan dan pelayanan apabila kondisi berkembang dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *