Kodim Bojonegoro Bangun Sinergi Kebangsaan, Perkuat Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

  • Bagikan
Screenshot 2026 09 15 16 48 18 00 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

BOJONEGORO||LintangNusantara – Kodim 0813 Bojonegoro terus memperkuat kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan Pemberdayaan Komponen Masyarakat dalam rangka Penguatan Karakter Kebangsaan Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang digelar di Gedung Ahmad Yani Makodim 0813 Bojonegoro, Selasa (15/9/2026), tersebut menjadi ruang untuk membangun kesamaan pandangan sekaligus memperkokoh semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

IMG 20260915 WA0041

Mengusung tema “Membangun Sinergitas Komponen Masyarakat dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah demi Terwujudnya Ketahanan Nasional”, kegiatan diikuti sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur birokrasi, serta berbagai unsur masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan dibuka Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Marwoko Suwandono. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan mengenakan batik dan peci sebagai bagian dari nuansa kebangsaan yang dibangun dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutan tertulis Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto yang dibacakan Kasdim, ditegaskan bahwa pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan sinergi seluruh komponen bangsa.

Menurutnya, visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” harus didukung dengan semangat kebersamaan, ketahanan nasional, serta penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

“TNI Angkatan Darat sebagai salah satu komponen utama pertahanan negara mengemban tanggung jawab moral dan fungsional untuk membina kesadaran bela negara di seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan birokrasi,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Penguatan karakter kebangsaan juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran cinta tanah air, kehidupan berbangsa dan bernegara, serta kesetiaan terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) dinilai penting untuk membangun ketahanan mental dan wawasan kebangsaan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), sehingga memiliki daya tangkal terhadap berbagai ancaman, termasuk pengaruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan potensi radikalisme.

Selain pembekalan materi, Kodim 0813 Bojonegoro mengemas kegiatan dengan metode yang lebih interaktif. Para peserta diajak mengikuti sejumlah permainan edukatif di lapangan tenis Makodim.

Di antaranya permainan memindahkan hula hoop rotan secara berantai tanpa melepaskan pegangan tangan serta menjaga keseimbangan bola menggunakan jaring tali.

Meski dikemas dalam bentuk permainan, setiap aktivitas memiliki pesan tentang pentingnya komunikasi, konsentrasi, kekompakan, kerja sama, dan kemampuan membangun sinergi.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI AD dengan komponen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.

Dandim berharap sinergitas yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus diwujudkan melalui kerja sama nyata dalam menjaga kondusivitas wilayah dan memperkuat ketahanan nasional dari tingkat daerah.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan optimal sesuai program dari Komando Atas. Kami juga berharap hubungan emosional dan kerja sama antara TNI AD dengan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro terus terjalin harmonis dan semakin kokoh,” pungkasnya.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *