Ngopi Santai di Rumah Dinas, Bupati Setyo Wahono Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat

  • Bagikan
Screenshot 2026 09 03 18 28 43 09 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

BOJONEGORO||LintangNusantara — Usai mengikuti agenda Sapa Bupati di Ruang Angling Dharma, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono melanjutkan kegiatan dengan suasana yang lebih santai bersama sejumlah tokoh masyarakat di rumah dinas Bupati, Kamis (3/9/2026).

 

Pertemuan informal tersebut diisi dengan ngopi bersama dan bincang santai. Hadir dalam kesempatan itu Ketua LAN Kuspriyanto, Ketua APKLI sekaligus Sekretaris Jenderal AWPI DPC Bojonegoro Sucipto Ahmad Najib, serta Ketua LSM PIPRB Manan yang juga Penasehat I AWPI DPC Bojonegoro.

 

Suasana terlihat cair dan penuh keakraban. Setelah sebelumnya berlangsung dalam forum resmi, komunikasi berlanjut secara informal sembari menikmati kopi dan hidangan yang disediakan di rumah dinas.

 

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan berbagai elemen masyarakat.

 

Program Sapa Bupati sendiri menjadi salah satu ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan maupun berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat secara langsung kepada kepala daerah.

 

Sementara itu, suasana ngopi bersama memberikan ruang yang lebih fleksibel untuk melanjutkan pembicaraan dan bertukar pandangan tanpa sekat forum formal.

 

Komunikasi semacam ini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, pelaku usaha maupun berbagai elemen masyarakat lainnya.

 

Bupati Setyo Wahono menilai pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi berbagai pihak. Selain kebijakan dan program pemerintah, komunikasi yang terbuka dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

 

Momen sederhana di rumah dinas tersebut pun menjadi gambaran bahwa membangun komunikasi tidak selalu harus melalui forum resmi. Dari suasana santai, berbagai gagasan dan masukan dapat terus disampaikan untuk memperkuat sinergi demi kemajuan Kabupaten Bojonegoro.

Sumber: Najib

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *