Krisis Air Melanda Tlogohaji, IJTI Bersama Kodim dan BPBD Salurkan 21 Ribu Liter Air Bersih

  • Bagikan
Screenshot 2026 09 04 18 11 53 42 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

BOJONEGORO||LintangNusantara — Krisis air bersih akibat kemarau panjang kembali dirasakan warga Dusun Tawang, Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Kondisi tersebut mendorong Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah Pantura Raya bersama Kodim 0813 dan BPBD Bojonegoro turun langsung menyalurkan bantuan air bersih, Jumat (4/9/2026).

 

Kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 IJTI. Sebanyak 21.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

 

Distribusi dilakukan di empat titik yang mencakup wilayah RT 16 hingga RT 21. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 360 kepala keluarga atau 1.320 jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Pengurus IJTI Bojonegoro, Sumali, mengatakan penyaluran dilakukan secara langsung agar bantuan dapat diterima masyarakat di wilayah yang membutuhkan.

 

“Untuk dropping air bersih ini ada empat titik, mulai RT 16 sampai RT 21. Jumlahnya sekitar 360 KK atau 1.320 jiwa,” ujar Sumali.

 

Untuk mendukung proses distribusi, tiga armada tangki dikerahkan ke lokasi. Dua armada berasal dari Kodim 0813 Bojonegoro, sedangkan satu armada lainnya disiapkan BPBD Bojonegoro.

 

Salah seorang warga Dusun Tawang, Abdul Rokhim, mengungkapkan kondisi kekeringan telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, hujan sudah tidak turun sejak Mei dan kondisi semakin parah memasuki Juli.

 

“Mulai bulan lima (Mei) di sini sudah tidak ada hujan, otomatis air juga sangat menipis. Mulai bulan tujuh (Juli) sudah sangat kekeringan,” ungkapnya.

 

Menurut Abdul Rokhim, mengeringnya sumber air membuat warga harus mengandalkan bantuan dropping air bersih. Sebagian warga bahkan terpaksa mengambil air dari desa tetangga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

 

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu Sugiono, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

 

“Semoga dengan kolaborasi ini bisa membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya di Desa Tlogohaji,” tuturnya.

 

Penyaluran air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian dan sinergi antara insan pers, TNI, serta pemerintah daerah dalam menghadapi dampak kemarau. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga Tlogohaji yang tengah menghadapi keterbatasan air bersih sebagai kebutuhan dasar.

HMA

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *