BOJONEGORO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 42 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan dan Pembukaan Rekening Tabungan Haji dan Umrah di Mushola Baiturrahman, Dusun Ngampel, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bijak Mengelola Rezeki, Siap Menunaikan Ibadah Suci” tersebut diikuti puluhan ibu-ibu jamaah tahlil Dusun Ngampel. Para peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi dan aktif berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, perencanaan ibadah haji dan umrah, hingga mekanisme tabungan haji.
Pemateri dari BMT NU Ngasem, Vidya, menjelaskan pentingnya perencanaan keuangan sejak dini. Menurutnya, persiapan untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah dapat dilakukan secara bertahap dengan menyisihkan sebagian penghasilan secara rutin.
“Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa haji hanya bisa dipersiapkan oleh mereka yang sudah mapan. Padahal, dengan perencanaan yang baik dan kebiasaan menabung secara rutin, impian untuk berangkat ke Tanah Suci dapat mulai diwujudkan sejak sekarang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme tabungan haji untuk mempersiapkan setoran awal pendaftaran. Disampaikan bahwa calon jamaah membutuhkan sekitar Rp25 juta untuk memperoleh nomor porsi haji, yang dapat dipersiapkan melalui kebiasaan menabung secara bertahap sesuai kemampuan.
“Setoran awal menuju pendaftaran haji dapat dipersiapkan melalui tabungan yang diangsur sedikit demi sedikit. Yang terpenting adalah memiliki niat dan komitmen untuk menabung secara disiplin,” tambah Vidya.
Selain materi mengenai tabungan haji dan umrah, sosialisasi juga membahas pengelolaan keuangan rumah tangga, penyusunan skala prioritas, serta pentingnya membedakan kebutuhan pokok, tabungan dan pengeluaran konsumtif.
Ketua KKN 42 Unugiri, Nur Sholiqin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi keuangan yang selaras dengan program KKN.
“Kami berharap sosialisasi ini tidak hanya menambah wawasan masyarakat tentang produk keuangan syariah, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya menabung dan perencanaan keuangan yang lebih baik, khususnya untuk mempersiapkan ibadah haji dan umrah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, KKN 42 Unugiri berharap masyarakat Dusun Ngampel semakin memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak sekaligus mulai membangun kesiapan finansial untuk mewujudkan niat beribadah ke Tanah Suci.
Sumber: KKN 42 UNIGIRI












