Kapolres Gresik Perkuat Dukungan Polri untuk Pendidikan, Dorong Lahirnya Generasi Unggul

  • Bagikan
Screenshot 2026 08 07 22 55 32 61 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

 

GRESIK||LintangNusantara.id – Kepolisian Resor (Polres) Gresik, Polda Jawa Timur, menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan. Salah satunya melalui dukungan terhadap keberlangsungan program Sekolah Rakyat Terintegrasi.

 

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan, Polri memiliki komitmen untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.

 

Dukungan tersebut sebelumnya disampaikan saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tahun Ajaran 2026/2027.

 

Menurut AKBP Ramadhan, keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

 

Saat ditemui di Mapolres Gresik, Jumat (7/8/2026), Kapolres kembali menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung program pemerintah tersebut.

 

«“Polres Gresik mendukung penuh program pemerintah ini dan semoga Sekolah Rakyat dapat menjadi wadah lahirnya generasi berkualitas yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Gresik dan Indonesia,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.»

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program Sekolah Rakyat Terintegrasi.

 

Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam menekan angka putus sekolah sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja di wilayah hukum Polres Gresik.

 

Selain memberikan dukungan terhadap program pendidikan, Polres Gresik juga rutin melaksanakan kegiatan edukasi bagi para pelajar di sejumlah sekolah.

 

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai satuan fungsi kepolisian, di antaranya Satreskrim, Satresnarkoba, Satlantas, Satbinmas dan satuan lainnya.

 

Materi yang diberikan kepada pelajar mencakup berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja, mulai dari tertib berlalu lintas, pencegahan perundungan atau bullying, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

 

“Materi edukasi yang kami sampaikan tentu beragam mulai dari budaya tertib berlalu lintas, mencegah bullying, menghindari narkoba dan lainnya yang intinya agar pelajar terhindar dari perbuatan melawan hukum,” jelas AKBP Ramadhan.

 

Polres Gresik berharap kolaborasi antara kepolisian, sekolah, pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan pendidikan yang merata dan berkualitas, pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Gresik diharapkan semakin kuat.

 

Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi muda menuju terwujudnya Indonesia Emas.

(Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *