Command Center 112 Pasuruan Layani Ribuan Panggilan Darurat, Kominfo Perkuat Respons Cepat Warga

  • Bagikan
Screenshot 2026 09 11 18 59 49 25 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

PASURUAN||LintangNusantara– Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperkuat pelayanan publik melalui Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112. Layanan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menghadirkan respons cepat dan terkoordinasi ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Command Center 112 yang terintegrasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) resmi diluncurkan Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo pada 11 Juni 2026. Sistem tersebut dirancang sebagai pusat koordinasi penanganan berbagai laporan masyarakat dalam kondisi kedaruratan.

Melalui sistem pemantauan dan koordinasi terpusat, laporan warga dapat diteruskan kepada instansi yang memiliki kewenangan. Mulai dari persoalan kecelakaan, kebakaran, bencana, gangguan fasilitas umum hingga persoalan sosial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan, Firdaus Handara, mengatakan penguatan layanan terus dilakukan, termasuk dari sisi sumber daya manusia dan fasilitas pendukung.

Saat ini terdapat 15 petugas Call Taker yang berasal dari 14 OPD serta 26 petugas Dispatcher yang bertugas melakukan verifikasi dan meneruskan laporan kepada instansi terkait.

Petugas tersebut berasal dari sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, DSDABMBK, Dinas Kesehatan P2KB, RSUD Bangil, RSUD Grati, Dinsos P3A, Satpol PP, BPBD dan Dinas Perhubungan.

Mereka bekerja selama 24 jam secara bergantian, dengan durasi kerja maksimal delapan jam setiap petugas.

“Kami berharap kehadiran semua petugas Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112 dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, terkoordinir dan terintegrasi. Dinas Kominfo akan terus meng-upgrade fasilitas pendukung agar masyarakat dapat mengakses dengan hasil layanan yang lebih maksimal,” ujar Firdaus.

Layanan 112 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kondisi, antara lain ambulans gawat darurat, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, tindak kriminal, terorisme, pohon tumbang, hewan liar atau berbisa, bencana, kerusakan konstruksi hingga masalah sosial.

1.653 Panggilan Masuk,data selama periode 1–31 Agustus 2026 menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kedaruratan tersebut.

Tercatat sebanyak 1.653 panggilan masuk ke Command Center 112. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.178 panggilan terjawab, sedangkan 475 panggilan tidak terjawab karena terputus secara otomatis oleh sistem.

Dari keseluruhan panggilan tersebut, tercatat 862 laporan, dengan rincian 169 laporan normal, 369 prank, 196 ghost call, dan 128 berupa informasi.

Sementara itu, laporan yang berkaitan dengan kejadian atau insiden tercatat sebanyak 169 kasus.

Kasus tersebut meliputi 45 kejadian kebakaran, 27 gangguan Penerangan Jalan Umum (PJU), 21 kecelakaan, 11 evakuasi hewan liar, serta 9 penjemputan pasien.

Laporan masyarakat tersebut berasal dari sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Gempol, Bangil, Pandaan, Kraton dan Beji.

Angka tersebut menjadi gambaran bahwa kanal kedaruratan 112 bukan sekadar pusat penerima telepon, tetapi membutuhkan koordinasi lintas-OPD agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Pemkab Pasuruan melalui Dinas Kominfo pun berkomitmen terus melakukan pengembangan sistem dan fasilitas Command Center 112 sebagai bagian dari penin

gkatan kualitas pelayanan publik.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *