Bupati Setyo Wahono Perkuat Sinergi dengan Ormas, Pemkab Bojonegoro Salurkan Hibah untuk Dukung Pembangunan Daerah

  • Bagikan
1000378704

BOJONEGORO | Lintang Nusantara – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus memperkuat kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai mitra strategis pembangunan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan, Penguatan Sinergi, dan Kemitraan Organisasi Kemasyarakatan yang digelar di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (30/7/2026).

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan hibah secara simbolis kepada perwakilan organisasi kemasyarakatan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan peran ormas di tengah masyarakat.

 

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi kemasyarakatan yang selama ini telah berkontribusi menjaga kondusivitas serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

 

Menurutnya, semangat pengabdian yang dilandasi niat tulus dan ikhlas dari para pengurus ormas menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan daerah.

 

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan terus menjadi mitra bagi organisasi kemasyarakatan. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui pemberian hibah daerah agar organisasi semakin kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Setyo Wahono.

 

Bupati berharap bantuan hibah yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kelembagaan organisasi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta melahirkan berbagai inovasi dan gagasan yang mendukung pembangunan daerah.

 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan era digital. Menurutnya, ormas memiliki tanggung jawab strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

 

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman organisasi kemasyarakatan terhadap regulasi terbaru sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat.

 

Ia mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 388 organisasi kemasyarakatan yang terdata di Kabupaten Bojonegoro. Dari jumlah tersebut, 277 ormas berstatus aktif, sedangkan 161 organisasi masih memerlukan proses validasi ulang.

 

“Ormas yang aktif terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan lembaga pembina. Kami berharap seluruh organisasi kemasyarakatan dapat terus berperan dalam menjaga persatuan, memperkuat kesatuan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Bojonegoro,” jelas Amir Syahid.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap sinergi dengan organisasi kemasyarakatan semakin kuat sehingga mampu menciptakan pembangunan yang partisipatif, menjaga stabilitas daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *