GRESIK | LintangNusantara – Komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kembali ditegaskan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tahun Ajaran 2026/2027 di Jalan Raci Cendana Pekuncen, Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kepala UPT PR SMP Surabaya Sukajar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), wali murid, serta ratusan peserta didik baru.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik, Rangga Pratama Widyastya, mengungkapkan bahwa jumlah siswa pada tahun ajaran kedua meningkat tajam. Jika sebelumnya hanya 75 peserta didik, kini sekolah tersebut membina sebanyak 405 siswa.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan dapat diakses masyarakat tanpa terkendala kondisi ekonomi.
Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Gresik, dr. Yumna Qolimatul Aza, menjelaskan bahwa sekolah berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan 26 gedung yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran. Selain menerapkan kurikulum nasional, sekolah juga memiliki program unggulan berupa pembiasaan membaca Al-Qur’an, Tahfiz, serta bimbingan belajar tambahan.
Ia menambahkan, sebanyak 26 siswa asal Pulau Bawean akan bergabung mengikuti proses pembelajaran setelah kondisi cuaca pelayaran kembali normal.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan hasil sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari perlengkapan belajar, seragam, hingga konsumsi, disediakan secara gratis.
“Melalui pendidikan, kami ingin memutus rantai kemiskinan. Harapannya, anak-anak Sekolah Rakyat mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dan menjadi generasi yang sukses serta berakhlak mulia,” ujar Bupati.
Prosesi pembukaan MPLS berlangsung semarak dengan berbagai penampilan kreatif dari para siswa, seperti paduan suara, pembacaan puisi, hingga pidato dalam lima bahasa. Kegiatan dilanjutkan dengan penyalaan sirine sebagai tanda dimulainya MPLS, penyerahan simbolis peserta didik baru, pemotongan tumpeng, doa bersama, dan foto bersama.
Usai seremoni, para siswa mengikuti Salat Jumat berjamaah serta menerima materi pengenalan lingkungan sekolah di kelas masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi yang dinilai mampu membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Ia menegaskan Polres Gresik siap mendukung penuh keberlangsungan program tersebut sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Polres Gresik mendukung penuh program pemerintah ini. Semoga Sekolah Rakyat dapat menjadi wadah lahirnya generasi berkualitas yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Gresik maupun Indonesia,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Warta : Purwanto












