BOJONEGORO – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pintar Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro Kelompok 42 resmi dimulai melalui acara pembukaan yang digelar di Balai Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (29/7/2026).
Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Desa Mandiri, Produktif, dan Berkelanjutan,” mahasiswa KKN Kelompok 42 berkomitmen mendorong pengembangan potensi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat melalui berbagai program pengabdian selama satu bulan ke depan.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Desa Turi beserta perangkat desa, Kepala TPQ, Ketua Muslimat, perwakilan guru TK, tenaga kesehatan desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) I Sri Minarti, DPL II Taufik Azhary, serta seluruh mahasiswa KKN Pintar Kelompok 42.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Pintar Kelompok 42 dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Desa Turi dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang begitu baik dari seluruh perangkat desa dan masyarakat. Kami juga memohon bimbingan serta dukungan agar seluruh program kerja yang telah disusun dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Turi,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan II, Taufik Azhary, menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Kelompok 42 terdiri dari 13 mahasiswa, yaitu tujuh perempuan dan enam laki-laki. Saya berharap seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik Unugiri, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, menghormati adat istiadat setempat, serta melaksanakan seluruh program kerja dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui KKN, mahasiswa memiliki kesempatan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat. Semoga seluruh program yang dirancang mampu memberikan manfaat bagi warga Desa Turi,” tambahnya.
Sekretaris Desa Turi, Lilik Ernawati, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Unugiri dan berharap mereka mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa KKN Unugiri di Desa Turi. Jika terdapat kendala selama pelaksanaan kegiatan, mari dikomunikasikan dengan baik agar tidak terjadi kesalahpahaman. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sekaligus berbagi pengalaman bersama masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa benar-benar memberikan kontribusi positif selama menjalankan pengabdian di desa.
“Jadilah pribadi yang bermanfaat, bukan yang memanfaatkan. Pemerintah Desa Turi siap mendukung seluruh program KKN selama pelaksanaannya membawa dampak positif bagi masyarakat,” pesannya.
Sebagai tanda dimulainya kegiatan KKN Pintar Tahun 2026, acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Sekretaris Desa Turi, dan perwakilan mahasiswa.
Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian program pengabdian masyarakat yang akan dijalankan oleh mahasiswa KKN Pintar Unugiri Kelompok 42 di Desa Turi selama satu bulan ke depan, dengan harapan mampu mendorong pemberdayaan potensi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Warta : Fuad












