Call Center 110 Bergerak Cepat, Tiga Pendaki Gunung Raung Berhasil Dievakuasi

  • Bagikan
Screenshot 2026 09 10 18 15 47 35 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

BONDOWOSO||LintangNusantara – Respons cepat jajaran Polres Bondowoso Polda Jawa Timur kembali ditunjukkan dalam menangani kondisi darurat. Tiga pendaki Gunung Raung berhasil dievakuasi setelah salah seorang di antaranya mengalami hipotermia di kawasan Pos Batu Tulis, jalur pendakian via Sumberwringin.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari, 9 September 2026. Informasi awal diterima petugas melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 02.45 WIB.

Panggilan darurat disampaikan Muhammad Tedy, salah satu anggota rombongan yang terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan. Ia melaporkan bahwa salah seorang pendaki perempuan mengalami penurunan suhu tubuh secara drastis dan membutuhkan pertolongan segera.

Mendapat laporan tersebut, Pamapta I Polres Bondowoso langsung melakukan koordinasi penanganan. Kapolsek Sumberwringin Iptu I Gede Sugitra, S.H., turut memimpin koordinasi di lapangan.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan pengelola Basecamp Gunung Raung via Sumberwringin untuk mencocokkan data pendakian, mengetahui posisi rombongan serta memastikan kebutuhan evakuasi.

Tim gabungan yang melibatkan personel kepolisian, pengelola basecamp dan relawan selanjutnya bergerak menuju lokasi. Di tengah kondisi malam yang dingin dan medan pendakian, proses evakuasi dilakukan secara bersama-sama.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Ketiga pendaki berhasil dibawa turun dengan selamat menuju basecamp. Pendaki yang mengalami hipotermia kemudian mendapatkan penanganan di Puskesmas Sumberwringin.

Setelah menjalani pemeriksaan, kondisi ketiga pendaki dinyatakan sehat dan stabil.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., mengapresiasi kesigapan pelapor yang segera menghubungi Call Center 110 ketika menghadapi kondisi darurat.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya para pendaki, agar tidak mengabaikan faktor keselamatan sebelum melakukan pendakian.

Persiapan fisik, perlengkapan keselamatan, kondisi jalur serta perkembangan cuaca harus menjadi perhatian utama. Kondisi alam di kawasan pegunungan dapat berubah sewaktu-waktu sehingga pendaki dituntut selalu waspada.

“Jika menghadapi situasi darurat di mana pun, segera hubungi Call Center 110 atau petugas pos terdekat. Kami siap melayani 24 jam,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kecepatan menyampaikan informasi dalam situasi darurat dapat menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan.

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *