JAKARTA||Lintang Nusantara — Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih mendapat dukungan dari sejumlah tokoh nasional di Senayan, Jakarta, hanya beberapa hari setelah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-6.
Dukungan tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran APKLI Merah Putih dengan sejumlah pimpinan lembaga negara di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Salah satu momentum penting dalam pertemuan itu adalah pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menyatakan bahwa logo baru APKLI Merah Putih dinilai sesuai dengan identitas dan semangat organisasi.
“Logo yang ini yang pas untuk APKLI Merah Putih. InsyaAllah saya akan hadir pada pelantikan DPP APKLI Merah Putih 2026-2031 awal Oktober 2026,” ujar Dasco.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah awal APKLI Merah Putih setelah organisasi itu menyelesaikan Munas ke-6 yang berlangsung di Asrama Haji Jakarta pada 25-27 Agustus 2026.
Audiensi turut difasilitasi Saiful Chaniago, Komisaris Utama PT PLN Energi Gas. Fasilitasi tersebut dinilai turut membuka ruang komunikasi APKLI Merah Putih dengan sejumlah tokoh nasional.
Ketua Umum/Formatur Terpilih DPP APKLI Merah Putih periode 2026-2031, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.
Menurut Ali, perhatian dari para tokoh nasional menjadi dorongan tersendiri bagi organisasi untuk memperkuat perjuangan terhadap kepentingan pelaku usaha kecil, mikro, dan pedagang kaki lima di berbagai daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bang Saiful Chaniago. Berkat beliau, APKLI Merah Putih mendapatkan atensi besar dari tokoh besar Senayan, Bapak Sufmi Dasco Ahmad,” kata Ali.
Perkuat Aspirasi Pelaku Usaha Kecil
Selain bertemu dengan Sufmi Dasco Ahmad, jajaran APKLI Merah Putih juga berdiskusi dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Dalam pertemuan tersebut, posisi UMKM dan pedagang kaki lima menjadi salah satu pembahasan penting, khususnya dalam kaitannya dengan penguatan ekonomi kerakyatan.
Prasetyo Hadi menilai APKLI Merah Putih memiliki jaringan yang cukup luas di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan organisasi dalam menghimpun sekaligus menyampaikan aspirasi para pelaku usaha kecil kepada pemerintah.
Sementara itu, Ahmad Muzani menyampaikan ucapan selamat kepada Ali Mahsun dan jajaran kepengurusan APKLI Merah Putih yang baru.
“Semoga amanah baru ini bisa membawa manfaat besar bagi rakyat kecil,” ujar Muzani.
Ali Mahsun menilai dukungan dari para tokoh nasional tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap organisasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran APKLI Merah Putih untuk bekerja lebih maksimal.
Dukung Program Pemerintah
Ali mengatakan APKLI Merah Putih siap mengambil bagian dalam mendukung agenda pembangunan nasional, terutama program pemerintah yang memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Lima program yang menjadi perhatian APKLI Merah Putih antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Rumah Rakyat.
“Ini menjadi adrenalin dan pemicu spirit bagi seluruh pelaku usaha kecil, mikro, dan pedagang kaki lima di seluruh tanah air untuk bersama-sama menyukseskan lima program unggulan Presiden Prabowo Subianto,” tegas Ali.
Ia berharap keterlibatan pelaku usaha kecil dalam berbagai program nasional dapat semakin diperkuat sehingga keberadaan UMKM dan pedagang kaki lima tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memiliki ruang yang lebih besar dalam pembangunan nasional.
Ali juga mengapresiasi rencana kehadiran Sufmi Dasco Ahmad dalam agenda pelantikan DPP APKLI Merah Putih periode 2026-2031 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026.
Dalam audiensi tersebut, Ali Mahsun turut didampingi Bendahara Umum Rien Mahkota Rosa, SH, dan Saiful Chaniago.
Bagi APKLI Merah Putih, dukungan dari sejumlah tokoh nasional menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas ruang komunikasi antara pelaku usaha kecil dengan pemangku kebijakan.
Dengan kepengurusan baru periode 2026-2031, APKLI Merah Putih menargetkan peran yang lebih aktif dalam memperjuangkan kepentingan UMKM dan pedagang kaki lima sebagai bagian penting dari kekuatan ekonomi kerakyatan Indonesia.
Warta: Irawan Hidayat (Madura)












