Pemkab Ngawi Jemput Bola Tingkatkan Kepatuhan Warga Bayar Pajak Kendaraan

  • Bagikan
Screenshot 2026 08 29 06 40 43 68 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

NGAWI||LintangNusantara.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terus mendorong kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menerapkan pola pelayanan jemput bola melalui kunjungan langsung kepada para wajib pajak.

 

Langkah tersebut dilakukan melalui Badan Keuangan Kabupaten Ngawi. Petugas mendatangi masyarakat secara langsung atau door to door untuk mengingatkan kewajiban pembayaran pajak sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya membayar PKB tepat waktu.

 

Sekretaris Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Mulat Setyo Hadi, menyampaikan bahwa pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

 

Menurut Mulat, petugas tidak hanya melakukan pengingat terkait kewajiban pajak, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai ketentuan serta waktu pembayaran pajak kendaraan bermotor.

 

«“Ini merupakan langkah yang kami ambil untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Kami datang langsung sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar Mulat.»

 

Ia menjelaskan, komunikasi secara langsung dinilai efektif karena masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami secara menyeluruh mengenai kewajiban dan jadwal pembayaran PKB.

 

Melalui kunjungan tersebut, petugas juga dapat mengetahui berbagai kendala yang dihadapi masyarakat sehingga menyebabkan keterlambatan pembayaran. Dengan demikian, kegiatan jemput bola tidak semata-mata berorientasi pada penagihan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat.

 

Mulat menegaskan, kepatuhan membayar pajak tepat waktu merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh sebab itu, edukasi dan sosialisasi mengenai kewajiban perpajakan akan terus dilakukan.

 

Pemkab Ngawi juga mendorong keterlibatan pemerintah desa serta berbagai pihak terkait untuk membantu menyebarluaskan informasi mengenai kewajiban membayar PKB. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

 

Dengan strategi jemput bola dan penguatan edukasi, Pemkab Ngawi berharap angka tunggakan pajak kendaraan dapat ditekan serta kepatuhan masyarakat semakin meningkat.

 

Pemerintah daerah menekankan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat bukan sekadar menjadi sumber pendapatan daerah, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *