PASURUAN||LintangNusantara.id — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari sektor pelayanan pengelolaan sampah menunjukkan capaian positif. Hingga Juli 2026, penerimaan retribusi persampahan telah mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, realisasi penerimaan retribusi persampahan tercatat sebesar Rp1.011.550.902. Angka tersebut menjadi capaian yang cukup signifikan karena sudah mendekati target penerimaan yang ditetapkan untuk tahun anggaran 2026.
Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, menyampaikan optimisme bahwa target retribusi sebesar Rp1.725.893.900 dapat tercapai hingga akhir tahun.
“Realisasi PAD dari sektor pengelolaan sampah hingga Juli 2026 sudah mencapai Rp1.011.550.902. Kami terus mendorong agar target tahunan sebesar Rp1.725.893.900 dapat terealisasi secara maksimal,” ujar Nur Kholis, Jumat (28/8/2026).
Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang dinamis menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi kemampuan pembayaran retribusi. Karena itu, DLH terus menyiapkan strategi agar penerimaan daerah tetap terjaga sekaligus pelayanan persampahan semakin optimal.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas cakupan wilayah pelayanan. Selain itu, DLH juga melakukan optimalisasi terhadap pelanggan yang selama ini telah mendapatkan layanan pengelolaan sampah.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan penerimaan daerah di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang naik turun. Perluasan jangkauan pelayanan dan optimalisasi potensi pelanggan menjadi strategi utama,” jelasnya.
Saat ini, DLH Kabupaten Pasuruan mencatat terdapat 184 pelanggan aktif yang berkontribusi terhadap retribusi pelayanan persampahan. Para pelanggan tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai pasar, kawasan industri hingga lingkungan permukiman seperti dusun, RW dan perumahan.
Dari jumlah tersebut, terdapat 18 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan.
Nur Kholis menyebut sektor permukiman warga menjadi kelompok dengan jumlah pelanggan terbesar dalam layanan persampahan yang dikelola pemerintah daerah.
Selain mengejar target pendapatan, DLH Kabupaten Pasuruan juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan. Perbaikan serta optimalisasi sarana dan prasarana pengangkutan sampah terus dilakukan untuk menjaga kepuasan masyarakat.
Pemerintah berharap peningkatan kualitas pelayanan dapat berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran retribusi. Dengan demikian, pengelolaan sampah sekaligus kebersihan lingkungan di Kabupaten Pasuruan dapat terus ditingkatkan.
(Red)












