Gorong-Gorong Ambles di Petungasri Pandaan, Pemkab Pasuruan Siapkan Box Culvert untuk Perkuat Jalan

  • Bagikan
Screenshot 2026 08 28 08 32 43 57 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

PASURUAN | LintangNusantara.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan bergerak cepat menangani amblesnya gorong-gorong di kawasan Simpang Empat Petungasri, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Pandaan.

 

Kerusakan tersebut terjadi pada Rabu (26/8/2026) dan sempat menyebabkan aliran air meluap hingga ke Jalan Raya Kasri. Kondisi itu turut mengganggu kelancaran arus kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

 

Petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk menentukan langkah penanganan.

 

Kabid SDA Kabupaten Pasuruan, Bensu Roa Priyadi, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menemukan adanya penyumbatan saluran akibat tumpukan sampah rumah tangga serta sedimentasi.

 

Menurutnya, kondisi saluran yang tersumbat membuat aliran air tidak berjalan normal sehingga berpotensi memperparah kerusakan badan jalan.

 

Sebagai penanganan awal, petugas melakukan pembersihan material sampah sekaligus membongkar bagian jalan yang terdampak menggunakan alat berat jenis ekskavator atau backhoe.

 

“Setelah sampah dibersihkan, bagian jalan dibongkar untuk dilakukan penggantian gorong-gorong,” ujar Bensu.

 

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Danang, menyebut kondisi jalan juga dipengaruhi oleh tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut.

 

Ruas jalan yang terdampak memiliki lebar sekitar 10 meter. Untuk memastikan proses perbaikan berjalan aman, Pemkab Pasuruan berkoordinasi dengan kepolisian terkait pengaturan maupun pengalihan arus lalu lintas.

 

Beberapa skenario tengah dipertimbangkan, mulai dari penutupan jalan secara total hingga penerapan sistem buka-tutup secara bergantian.

 

Namun, apabila sistem buka-tutup diterapkan, waktu pengerjaan diperkirakan akan lebih lama.

 

Adapun bagian jalan yang akan dibongkar memiliki panjang sekitar 10 meter dengan lebar kurang lebih 1 meter. Gorong-gorong lama nantinya akan diganti menggunakan box culvert beton yang dinilai lebih kuat dalam menahan beban kendaraan.

 

“Penggunaan box culvert diharapkan lebih kokoh, terutama karena jalur ini cukup padat dan banyak kendaraan yang melintas,” jelas Danang.

 

Pemkab Pasuruan berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di kawasan Petungasri kembali normal.

(Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *