Kapolres Bojonegoro Silaturahmi ke Tiga Perguruan Silat, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

  • Bagikan
Screenshot 2026 08 25 10 46 16 49 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

BOJONEGORO || LintangNusantara — Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Salah satunya dilakukan melalui silaturahmi ke tiga perguruan pencak silat di Kabupaten Bojonegoro, Senin (24/8/2026).

 

Tiga perguruan silat yang dikunjungi yakni Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti Cabang Bojonegoro, Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Cabang Bojonegoro, dan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Cabang Bojonegoro.

 

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi sekaligus menyatukan komitmen antara Polri dan keluarga besar perguruan silat untuk menciptakan situasi keamanan yang aman, damai dan kondusif.

 

Rangkaian kunjungan diawali di Sekretariat IKS PI Kera Sakti Cabang Bojonegoro, Desa Bogo, Kecamatan Dander. Kapolres bersama rombongan diterima Ketua IKS PI Kera Sakti Cabang Bojonegoro Arief Nanang Sugianto beserta jajaran pengurus.

 

Selanjutnya, rombongan menuju Sekretariat PSHW Cabang Bojonegoro di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. Di lokasi tersebut, Kapolres diterima Ketua PSHW Cabang Bojonegoro Sasmito Anggoro.

 

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Sekretariat PSNU Pagar Nusa Cabang Bojonegoro di Dusun Bahoro, Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo. Kedatangan Kapolres diterima langsung Ketua PSNU Pagar Nusa Cabang Bojonegoro Bisri Choiron.

 

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Yenni Diarty menegaskan bahwa menjaga Harkamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan pencak silat.

 

“Mari menjaga kerukunan antarperguruan silat di wilayah Bojonegoro demi terwujudnya Harkamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Yenni Diarty.

 

Kapolres juga menyampaikan bahwa Polres Bojonegoro telah memiliki wadah pemersatu organisasi pencak silat melalui Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP). Wadah tersebut dibentuk hingga tingkat Polsek sebagai sarana komunikasi, koordinasi, serta penyelesaian persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.

 

Menurutnya, keberadaan BKP diharapkan semakin memperkuat persaudaraan antarperguruan sekaligus menjadikan perguruan silat sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

 

AKBP Yenni Diarty juga mengingatkan para pengurus dan anggota perguruan silat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang beredar di media sosial. Setiap informasi yang belum jelas kebenarannya diminta untuk terlebih dahulu diverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, Ketua IKS PI Kera Sakti Arief Nanang Sugianto, Ketua PSHW Sasmito Anggoro, dan Ketua PSNU Pagar Nusa Bisri Choiron menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Bojonegoro.

 

Ketiganya menyatakan komitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Bojonegoro, menjaga persaudaraan antarperguruan silat, serta bersama-sama menciptakan Kabupaten Bojonegoro yang aman dan kondusif.

 

Dalam kunjungan tersebut, para ketua perguruan silat juga menyerahkan cinderamata kepada Kapolres Bojonegoro sebagai simbol eratnya hubungan kemitraan dan komitmen bersama dalam menjaga Harkamtibmas.

(Red/LN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *