Kapolres Gresik Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat, Tegaskan Dukungan Polri untuk Pendidikan Berkualitas

  • Bagikan
Screenshot 2026 08 03 10 17 38 45 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

GRESIK | Lintangnusantara.id – Komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dengan menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Jalan Raci Cendana Pekuncen, Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jumat (31/7/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kepala UPT PR SMP Surabaya Sukajar, kepala OPD, wali murid, serta ratusan siswa baru yang akan memulai tahun ajaran baru.

 

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik, Rangga Pratama Widyastya, mengungkapkan bahwa jumlah peserta didik mengalami peningkatan signifikan pada tahun ajaran kedua. Dari semula hanya 75 siswa, kini Sekolah Rakyat telah menampung sebanyak 405 peserta didik.

 

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala faktor ekonomi.

 

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Gresik, dr. Yumna Qolimatul Aza, menjelaskan bahwa sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan 26 gedung yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran. Selain menerapkan kurikulum nasional, sekolah juga memiliki program unggulan seperti pembiasaan membaca Al-Qur’an, Tahfiz, serta bimbingan belajar tambahan.

 

Ia juga menyampaikan bahwa sebanyak 26 siswa asal Pulau Bawean akan bergabung mengikuti kegiatan belajar mengajar setelah kondisi cuaca pelayaran kembali memungkinkan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari seragam, perlengkapan belajar hingga konsumsi, diberikan secara gratis.

 

“Melalui pendidikan, kami ingin memutus mata rantai kemiskinan. Harapan kami, anak-anak Sekolah Rakyat mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dan menjadi generasi yang sukses serta berakhlak mulia,” ujar Bupati.

 

Rangkaian pembukaan MPLS berlangsung semarak dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari paduan suara, pembacaan puisi, hingga pidato dalam lima bahasa. Acara kemudian ditandai dengan penyalaan sirine sebagai simbol dimulainya MPLS, penyerahan peserta didik baru, pemotongan tumpeng, doa bersama, serta foto bersama.

 

Usai prosesi pembukaan, para siswa melaksanakan Salat Jumat berjamaah dan mengikuti pembekalan materi MPLS di ruang kelas masing-masing.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi yang dinilai mampu membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.

 

Ia menegaskan bahwa Polres Gresik siap mendukung penuh keberlangsungan program tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, serta memiliki akhlak mulia.

 

> “Polres Gresik mendukung penuh program pemerintah ini. Semoga Sekolah Rakyat dapat menjadi wadah lahirnya generasi berkualitas yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Gresik dan Indonesia,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.

 

 

 

Dengan dukungan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mewujudkan pemerataan pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang berkualitas demi masa depan Indonesia.

Warta : DD

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *