Uri-uri Budaya, Warga Dukuh Gempol Growok Gelar Sedekah Bumi dan Langen Tayub

  • Bagikan
Screenshot 2026 08 07 09 24 06 12 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

Bojonegoro|| Lintangnusantara.id – Warga Dukuh Gempol, Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro menggelar tradisi Sedekah Bumi atau Nyadranan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Jumat (7/8/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Sumur Mbah Empu tersebut dihadiri Kepala Desa Growok Wijiyanto, Babinsa Desa Growok, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti rangkaian acara.

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Growok, Wijiyanto, mengatakan bahwa tradisi sedekah bumi merupakan warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tahun ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

“Melalui tradisi ini, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Saya mengimbau seluruh warga Desa Growok untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan,” ujar Wijiyanto.

 

Usai prosesi doa bersama dan syukuran di kawasan Sumur Mbah Empu, acara dilanjutkan pada siang hari dengan hiburan seni tradisional Langen Tayub yang menghadirkan waranggana Nyi Yasmi beserta rombongan. Pertunjukan tersebut disambut meriah oleh masyarakat yang memadati lokasi.

 

Di akhir sambutannya, Kepala Desa Growok berharap tradisi sedekah bumi dapat terus mempererat tali silaturahmi antarwarga serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

 

“Semoga Dukuh Gempol dan Desa Growok senantiasa diberi kemakmuran, gemah ripah loh jinawi, serta seluruh masyarakat diberikan kesehatan dan keselamatan,” pungkasnya.

Warta : H.Moch Ali

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *