TUBAN||LintangNusantara– Sosialisasi tingkat Kecamatan terkait survei seismik 2D Lamturo yang melibatkan PT Pertamina EP dan PT BGP Indonesia digelar di Pendopo Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan proyek survei seismik di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan untuk mendukung upaya pencarian sumber minyak baru.
Sosialisasi tersebut dihadiri Camat Plumpang Saifudin, Danramil Plumpang, Kapolsek Plumpang, perwakilan PT Pertamina EP, perwakilan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), serta enam kepala desa yang wilayahnya akan dilalui survei seismik 2D Lamturo. Sejumlah undangan lainnya turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Plumpang, Saifudin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir, khususnya enam kepala desa yang wilayahnya masuk dalam jalur survei. Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pihak pelaksana proyek dengan pemerintah desa agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Saifudin menjelaskan bahwa survei seismik merupakan salah satu tahapan untuk mencari potensi sumber minyak baru. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan diperoleh data mengenai kondisi bawah permukaan bumi yang dapat menjadi dasar dalam menentukan potensi cadangan minyak di wilayah sasaran.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Pertahanan, Dr. Letnan Kolonel Hendri Susilo, S.Kom., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kemenhan turut dilibatkan dalam aspek pengamanan proyek nasional tersebut. Keterlibatan ini menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi untuk mendukung pelaksanaan survei seismik 2D Lamturo di wilayah Jawa Timur.
LintangNusantara.id – Sosialisasi di Kecamatan Plumpang diharapkan menjadi ruang koordinasi antara pelaksana proyek, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur TNI-Polri. Kejelasan informasi mengenai tahapan survei, wilayah yang dilalui, dan mekanisme pelaksanaan menjadi hal penting agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh serta kegiatan pencarian potensi sumber minyak baru dapat berlangsung tertib dan lancar.
Warta: HMA













