172 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Pasuruan Rampungkan Diklat, Siap Mengabdi Bangun Ekonomi Desa

  • Bagikan
Screenshot 2026 08 02 08 32 07 73 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

PASURUAN | LintangNusantara.id – Sebanyak 172 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pasuruan resmi menyelesaikan pendidikan dan pelatihan (diklat) yang berlangsung selama 45 hari di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpur Mar) 3 Grati.

 

Penutupan diklat ditandai dengan upacara yang digelar di Lapangan Puslatpur Mar 3 Grati, Jumat (31/7/2026), dan dipimpin oleh Kepala Departemen Kesenjataan Kavaleri Kolatmar, Kolonel Marinir Baju Kelana Putra.

 

Dalam amanatnya, ia secara resmi menutup rangkaian Diklat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan KNMP.

 

Komandan Puslatpur Mar 3 Grati, Letkol Marinir Arif Nugroho, menjelaskan bahwa pelatihan telah dimulai sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Selama mengikuti program tersebut, peserta mendapatkan pendidikan bela negara selama satu bulan yang dilanjutkan dengan pelatihan manajerial selama dua pekan.

 

“Seluruh rangkaian diklat berjalan lancar. Peserta telah menyelesaikan pendidikan bela negara dan pelatihan manajerial sebagai bekal menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.

 

Arif berharap seluruh lulusan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dengan menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, serta dedikasi kepada bangsa dan negara. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara profesional.

 

“Harapannya tingkat kedisiplinan, tanggung jawab, dan dedikasi kepada negara terus meningkat. Ketika ditugaskan sebagai manajer, mereka sudah benar-benar siap,” tegasnya.

 

Salah seorang peserta, Syaiful (43), calon manajer KDKMP asal Kecamatan Grati, mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti pelatihan.

 

“Selama mengikuti diklat saya menjadi lebih disiplin, lebih tangguh, dan Insya Allah siap menghadapi berbagai tantangan dalam mengelola Koperasi Desa Merah Putih ke depan,” katanya.

 

Suasana haru mewarnai berakhirnya diklat. Ratusan peserta langsung disambut keluarga yang telah menunggu sejak pagi. Momen penuh kehangatan terlihat saat mereka saling berpelukan, menerima bunga, hingga merayakan kelulusan dengan makan bersama.

 

Dengan berakhirnya diklat ini, sebanyak 172 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan diharapkan mampu menjadi motor penggerak penguatan ekonomi desa melalui tata kelola koperasi yang profesional, mandiri, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *