Wabup Bojonegoro Serap Aspirasi Pedagang Pasar Wisata, Eskalator Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

  • Bagikan
Screenshot 2026 07 28 12 36 15 56 7352322957d4404136654ef4adb64504

BOJONEGORO || LintangNusantara.id– Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memanfaatkan momen usai mengikuti Jalan Sehat Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dengan berkeliling Pasar Wisata, Minggu (26/7/2026). Dalam kunjungannya, Wabup menyapa para pedagang, berdialog secara langsung, mendengarkan berbagai aspirasi, hingga membeli dagangan mereka sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha.

 

Suasana penuh keakraban terlihat saat Nurul Azizah berbincang dengan para pedagang yang saat ini menempati Pasar Wisata sebagai lokasi relokasi sementara selama revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro berlangsung.

 

Salah seorang pedagang menyampaikan keluhan terkait akses menuju lantai dua pasar yang dinilai masih menjadi kendala. Kondisi tersebut disebut membuat sebagian pembeli enggan naik sehingga berdampak pada aktivitas perdagangan di lantai atas.

 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Moh. Akhmadi, yang turut mendampingi Wakil Bupati, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kenyamanan fasilitas bagi pedagang maupun pengunjung.

 

“InsyaAllah eskalator akan mulai beroperasi pada bulan Agustus sehingga diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat dan pedagang menuju lantai dua Pasar Wisata,” ujarnya.

 

Wakil Bupati Nurul Azizah mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan para pedagang. Menurutnya, seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dan kenyamanan selama masa relokasi berlangsung.

 

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja di Pasar Wisata. Seluruh pedagang Pasar Kota saat ini tetap menjalankan aktivitas usahanya di lokasi relokasi tersebut hingga proses revitalisasi Pasar Kota selesai.

 

Dengan terus berbelanja di Pasar Wisata, masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga turut mendukung keberlangsungan usaha para pedagang selama proses pembangunan pasar.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *