Asah Keterampilan Warga Binaan, Rutan Kelas I Surabaya Siapkan Bekal Kemandirian Usai Bebas

  • Bagikan
IMG 20261016 WA0013

 

SIDOARJO//LintangNusantara– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya terus memperkuat program pembinaan keterampilan produktif bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat. Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, meninjau langsung kegiatan pembinaan kemandirian di Gedung Subseksi Bimbingan Kegiatan pada Kamis (15/10/2026), dengan mengajak awak media melihat proses pelatihan secara langsung.

Peninjauan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat berbagai aktivitas produktif yang dijalankan warga binaan. Program ini tidak sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga diarahkan untuk membekali mereka dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan ketika kembali menjalani kehidupan di luar rutan.

Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan, Imam Haidar Pratama, menjelaskan bahwa pembinaan kemandirian di Rutan Kelas I Surabaya terbagi menjadi tiga bidang utama, yakni kuliner, keterampilan jasa, dan hortikultura. Ketiga bidang tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan jenis pelatihan yang diikuti.

IMG 20261016 WA0017

Melalui pelatihan tersebut, warga binaan diharapkan memiliki keahlian yang dapat menunjang kemandirian ekonomi setelah menyelesaikan masa pidana. Pembinaan juga ditujukan untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun pola pikir positif agar mereka mampu beradaptasi dan berperan aktif di lingkungan masyarakat.

Rutan Kelas I Surabaya menempatkan pembinaan keterampilan sebagai bagian penting dari proses reintegrasi sosial. Dengan program yang terarah, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Keterbukaan pihak rutan dalam memperlihatkan kegiatan pembinaan kepada awak media juga menjadi sarana edukasi publik mengenai pelaksanaan pemasyarakatan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Rutan Kelas I Surabaya berupaya mendorong warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan, sikap mandiri, dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif.

Warta: Siti khalifah

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *