JAKARTA||LintangNusantara – Pemerintah menyiapkan sekitar 1 juta ton beras untuk bantuan pangan bagi 33,2 juta penerima manfaat yang masuk kelompok desil 1 hingga 4. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat berpenghasilan rendah.
Bantuan pangan itu direncanakan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Jika mendapat persetujuan Presiden, penyaluran tiga bulan tersebut akan diberikan sekaligus dengan total 30 kilogram beras per penerima manfaat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah saat ini tengah mempersiapkan mekanisme penyaluran bantuan tersebut. Pemerintah memastikan kebutuhan beras untuk program bantuan pangan telah menjadi perhatian dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Dengan skema penyaluran sekaligus, setiap penerima akan mendapatkan jatah beras untuk tiga bulan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama masyarakat yang berada pada kelompok ekonomi paling rentan.
Pemerintah juga terus melakukan koordinasi agar proses distribusi berjalan tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan. Data penerima menjadi salah satu faktor penting agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang masuk kategori desil 1–4.
Program bantuan pangan ini sekaligus menjadi langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga. Dengan cadangan beras yang disiapkan dalam jumlah besar, pemerintah berharap kebutuhan pokok masyarakat hingga akhir tahun dapat terpenuhi.
(Lintangnusantara:Red)













