Setyo Wahono Dorong Bojonegoro Jadi Lumbung Pangan, Petani Diminta Pangkas Biaya Produksi

  • Bagikan
Screenshot 2026 10 08 01 35 48 94 4641ebc0df1485bf6b47ebd018b5ee76

BOJONEGORO,||LintangNusantara– Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan komitmennya menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan utama pembangunan daerah. Bojonegoro didorong tidak sekadar menjadi wilayah penghasil pangan, tetapi mampu tampil sebagai salah satu lumbung pangan yang kuat dan berkelanjutan.

Pesan tersebut disampaikan Setyo Wahono saat menghadiri Peringatan Hari Tani Nasional di kawasan Agroforestry Desa Sukoharjo. Ia menilai peningkatan produktivitas pertanian harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah tingginya biaya produksi. Karena itu, petani didorong memanfaatkan potensi lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia yang dinilai dapat membebani ongkos budidaya.

Setyo juga mendorong adanya perubahan pola pertanian agar lebih efisien, produktif, dan mampu memanfaatkan sumber daya yang tersedia di daerah. Penguatan sektor pertanian dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diharapkan tidak berhenti pada peningkatan hasil panen, tetapi juga memperkuat ekosistem pertanian dari sisi biaya produksi, teknologi, pengelolaan lahan hingga pemasaran hasil. Dengan begitu, peningkatan produksi benar-benar berdampak pada kesejahteraan petani.

Target menjadikan Bojonegoro sebagai lumbung pangan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, petani dan seluruh pemangku kepentingan. Produktivitas yang tinggi harus dibarengi biaya produksi yang terkendali agar petani tidak hanya menjadi penghasil pangan, tetapi juga menjadi pihak yang menikmati hasil pembangunan pertanian.

Warta:Lukman

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *