Sehari Pegang Tongkat Kapolri, Suyudi Langsung Gerakkan Mutasi Besar: 88 Pati-Pamen, 19 Kapolda Bergeser

  • Bagikan
Screenshot 2026 10 03 22 42 27 47 4641ebc0df1485bf6b47ebd018b5ee76

JAKARTA||LintangNusantara – Baru sehari resmi menjabat Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung menggerakkan roda organisasi Polri. Sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) mendapat mutasi dan rotasi jabatan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Mutasi tersebut menyentuh sejumlah posisi strategis, mulai dari lingkungan Mabes Polri hingga jajaran kepolisian daerah. Dari 88 personel yang masuk dalam daftar, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru, sementara 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 posisi Kapolda turut mengalami pergantian.

Sejumlah jabatan penting di tubuh Mabes Polri ikut bergeser. Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam, Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim, Irjen Pol. Hery Herjawan sebagai Kabaharkam, serta Irjen Pol. Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri.

Perubahan juga terjadi di tingkat kewilayahan. Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono dipercaya menjadi Kapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Pasma Royce menjadi Kapolda Bali, sedangkan sejumlah daerah lain seperti Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan DIY juga mengalami pergantian Kapolda.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, sekaligus penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Para personel yang mendapat amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing dan meneruskan program yang telah berjalan.

LintangNusantara.id – Gerbong mutasi yang bergerak begitu cepat di awal kepemimpinan Suyudi menandai dimulainya penataan sejumlah posisi strategis Polri. Publik kini menanti bagaimana para pejabat baru menerjemahkan amanah tersebut ke dalam pelayanan kepolisian yang optimal, profesional, dan benar-benar dirasakan masyarakat.

***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *